RSS

Akhir babak kisruh organisasi wadah tunggal advokat

28 Jun
  1. Dengan telah dibacakannya Putusan Mahkamah Konstitusi atas permohonan judicial review terhadap Undang-Undang No. 18/2003 tentang Advokat diputus oleh Mahkamah Konstitusi, Senin (27/6) di Ruang Sidang Pleno MK. Yakni perkara No. 66/PUU-VIII/2010, 71/PUU-VIII/2010, dan 77/PUU-VIII/2010, yang pada intinya MENOLAK PERMOHONAN PARA PEMOHON telah menyelesaikan kekisruhan wadah tunggal advokat.
  2. Putusan Mahkamah Konstitusi yang dibacakan oleh Majelis hakim yang diketuai oleh Mahfud MD didasari atas pertimbangan-pertimbangan, antara lain :
    • asas ne bis in idem (sudah pernah diputuskan sebelumnya). Asas ne bis in idem adalah asas hukum yang menyatakan bahwa perkara yang sama yang telah diputus dan berkekuatan hukum tetap tidak dapat diperkarakan kembali.
    • Mahkamah Konstitusi menilai berdasarkan Bhineka Tunggal Ika memang negara mengakui pluralisme. Namun Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik bukan federasi. Sehingga mahkamah menilai pilihan bentuk organisasi advokat yang tunggal tidak bertentangan dengan konstitusi.
    • Mahkamah Konstitusi menilai organisasi advokat yang tunggal tidak menghalangi seseorang untuk melakukan pekerjaan dan mendapatkan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Hal itu didasari oleh batu uji pasal 27 ayat 2 UUD 1945 yang menjamin tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
  3. Secara de jure (hukumnya) saat ini organisasi wadah tunggal advokat Indonesia adalah PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) yang berwenang melaksanakan fungsi-fungsi organisasi advokat sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat.
  4. Bagaimana dengan calon advokat yang sudah dihasilkan oleh organisasi yang dahulunya organisasi advokat? Bagi calon advokat yang tidak mengikuti Program Verifikasi PERADI, dipastikan tidak bisa menjadi advokat kecuali yang bersangkutan mengikuti tahapan dari awal yang ditetapkan oleh PERADI. Tentunya bagi yang merasa tertipu, dapat saja menempuh upaya hukum untuk mempertahankan kepentingannya.
 
Leave a comment

Posted by on June 28, 2011 in Advokat - Lawyer

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: